Burkina Faso: Sekjen PBB mengutuk serangan brutal yang menewaskan banyak orang |
Peace and Security

Burkina Faso: Sekjen PBB mengutuk serangan brutal yang menewaskan banyak orang |

Insiden itu terjadi pada Sabtu malam ketika orang-orang bersenjata melancarkan serangan ke kota Seytenga, yang terletak di wilayah Sahel di utara negara itu.

Setidaknya 79 orang tewas, menurut laporan media.

‘Tidak ada usaha’

“Sekretaris Jenderal meminta pihak berwenang Burkinab untuk tidak berusaha keras dalam mengidentifikasi dan membawa para pelaku serangan ini ke pengadilan,” kata Juru Bicara PBB Stéphane Dujarric kepada wartawan di New York.

Sekjen PBB telah menyatakan belasungkawa yang tulus kepada keluarga para korban, dan kepada orang-orang Burkina Faso.

Dia juga menegaskan kembali komitmen PBB untuk terus mendukung negara itu dalam upayanya mengakhiri ketidakamanan dan mendorong kohesi sosial.

Serangan kedua dalam beberapa hari

Seytanga telah mengalami serangan jihad pada hari Kamis yang menewaskan 11 polisi militer, menurut laporan media.

Berbicara awal bulan ini, Sekretaris Jenderal menyatakan bahwa ancaman terorisme di Afrika meningkat.

Kelompok ekstremis seperti Al-Qaida dan Daesh, dan afiliasi mereka, terus tumbuh di wilayah Sahel dan membuat terobosan ke Afrika Tengah dan Selatan.

“Mereka mengeksploitasi kekosongan kekuasaan, perselisihan antar-etnis yang sudah berlangsung lama, kelemahan internal dan kerapuhan negara,” katanya dalam sambutannya pada pertemuan kontra-terorisme, yang diadakan di New York.